Standar Ganda Dunia Terhadap Umat Muslim

ardios | 12:35:00 AM | | Be the first to comment!
Turki kembali diserang teror, dunia membisu.

Tak ada kata dari mereka yang biasanya meneriakkan HAM.

Tidak ada keprihatinan.

Sosmed pun sepi dari 'pray-pray'-an.

Sebab TKP berada di negara muslim.
Korbannya juga ummat muslim.

Jadi semua negara non-muslim diam tak bersuara.

Berbeda jauh bila teror itu terjadi di wilayah non-muslim dan korbannya orang-orang kafir, pati banyak terjadi festivalisasi.

Begitulah watak mereka, sesuai dengan firman Allah yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaan orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkanmu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.(QS. 3:118).

Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukaimu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpaimu, mereka berkata: ‘Kami beriman.’; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadapmu. Katakanlah (kepada mereka): ‘Matilah kamu karena kemarahanmu itu.’ Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. (QS. 3:119).

Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. 3:120)

#IndonesiaPrayForTurkey

[Fb Dewan Pimpinan Pusat Militan Keadilan]




Astaghfirullah... Seorang Pemuda Selama 17 Tahun Tinggal Didalam Kuburan

ardios | 11:07:00 PM | Be the first to comment!
Pernahkah Anda mengetahui kisah ini..??

Kisah seorang pemuda yang hidup selama 17 tahun dalam kuburan..??

Anda mungkin mengira bahwa ia tinggal di daerah dekat kuburan..??
Tidak..!!
Dia tidak tinggal di daerah dekat kuburan, tapi ia tinggal di dalam kuburan itu sendiri..!

Bagaimana kisahnya..??

Anda mungkin tidak akan mempercayai kisah ini, karena pemuda ini lahir dari keluarga berada (kaya).

Ayah dan Ibunya orang yang terpandang dan memiliki kekayaan yang berlimpah.
Dalam pandangan masyarakat sekitar, kedua orang tua ini adalah orang tua yang sempurna.
Namun orang hanya bisa menilai apa yang tampak.
Orang-orang tidak tahu bahwa kedua orang tua terpandang ini-lah yang memasukkan anaknya ke dalam kuburan, dan menjalani hidup selama 17 tahun di dalam kuburan!

Setiap hari, sang anak makan, minum dan tidur di dalam kuburan, yang penuh kegelapan.
Sang Anak juga hanya bisa menjalani apa yang diberikan kedua orang tuanya, tanpa perlawanan.

Menjelang ulang tahun pemuda itu yang ke-17.
Orang tuanya berjanji akan mengabulkan apa pun permintaan si pemuda sebagai hadiah ulang tahunnya.

Sang pemuda berpikir, ini-lah saatnya dia akan mengajukan permintaannya.
Ia tidak ingin lagi tinggal di kuburan.
Tapi apakah orang tuanya benar-benar akan mengabulkan permintaannya..??

Hari itu pun tiba.
Sang pemuda berulang tahun yang ke-17.
Kedua orang tuanya datang menghampiri dan menanyakan hadiah apa yang ia inginkan.

Sang pemuda menjawab:
“Ayah, Ibu… saya tidak meminta banyak, saya hanya minta satu hal.” Kata pemuda itu.

“Apa itu, Nak..? katakan-lah, Ayah dan Ibu pasti akan mengabulkan permintaan-mu.” Jawab orang tuanya.

“Ayah dan Ibu berjanji..?” Kata sang pemuda dengan berharap.

“Tentu, Nak. Ayah dan Ibu berjanji akan memenuhi permintaan-mu, selama kami mampu.” Kata sang Ayah.

“Ayah… Ibu… saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan.” Kata pemuda itu.

“Apa? Apa maksud permintaan-mu itu, Nak..?” Kata orang tuanya keheranan..

“Ayah sudah berjanji akan mengabulkan permintaan-ku, dan hanya itu permohonan-ku, Yah.” Kata sang pemuda itu.

“Iya, Nak. Ayah sudah berjanji… tapi… tapi… Ayah tidak mengerti, Nak.” Kata sang Ayah masih diliputi keheranan..

“Ayah, sudah 17 tahun saya tinggal di sini, tapi tidak sehari-pun saya mendengar Ayah atau Ibu membaca Al-Qur’an. Sedangkan Rasulullah pernah mengatakan bahwa rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur’an di dalamnya adalah seperti kuburan. Saya tidak ingin tinggal lagi di kuburan, Yah..” Jawab pemuda itu dengan penuh harap..

Ayah dan Ibu sang pemuda itu terdiam.

“Ayah dan Ibu bahkan tidak pernah mengajari-ku bagaimana membaca Al-Qur’an. Memang rumah ini mewah, besar dan orang-orang melihatnya sebagai Istana. Tapi mereka tidak tahu, bahwa di mata Rasulullah, rumah ini seperti kuburan.
Jika Ayah dan Ibu mau menepati janji mengabulkan permintaan-ku, tolong Yah.. Aku tidak ingin lagi tinggal di kuburan.
Ajari-lah aku membaca Al-Qur’an, agar rumah ini bercahaya dengan cahaya Al-Qur’an..” Pinta sang pemuda itu..

Renungkan-lah cerita diatas tadi..!
Di manakah kita selama ini makan, minum, tidur dan menetap?
Di rumahkah..??
Di kos-an kah..??
Di kontra-kan kah..??
Atau kah di kuburan..??
Karena di tempat yang kita tempati tidak pernah sekali-pun mendirikan sholat & membaca Al-Qur’an..??

Sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengibaratkan rumah yang tidak pernah dibacakan Al-Qur’an di dalamnya & tidak di dirikan sholat di dalam nya, seperti kuburan (Hr Muslim )

Jadi, di manakah sebenarnya kita tinggal saat ini…..??

Wallahu a'lam……………..

~Semoga Bermanfaat~




Kenali Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar

ardios | 8:58:00 AM | Be the first to comment!
Memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, umat muslim semakin gencar untuk beribadah.

Terang saja, di malam sepuluh terakhir ini, ada momen yang sangat dinanti-nanti oleh para umat muslim, yakni Malam Lailatul Qadar.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya, Ahmad Fathoni mengatakan Malam Lailatul Qadar merupakam malam yang sangat spesial di Bulan Ramadhan ini.

"Dalam Al-Qur'an dijelaskan kalau Malam Lailatul Qadar lebih baik dari malam seribu malam. Pada malam itu Allah menurunkan para malaikatnya dengan seizin Allah SWT untuk memperbaiki permasalahan manusia," katanya kepada TribunnewsBogor.com (Tribunnews.com Network).

Lanjutnya, pada malam itu, malaikat itu diizinkan oleh Allah SWT untuk datang kepada manusia yang sedang beribadah.

Menurut, sebagian ulama mereka itu diusap oleh malaikat untuk dikabulkan doa-doanya.

Jaminan Allah SWT bagi orang yang beribadah pada malam Lailatul Qadar ini sangat luar biasa.

Orang yang beribadah pada malam itu diibaratkan seperti beribadah selama seribu bulan, atau sama dengan 82 tahun.

Namun, Allah SWT merahasiakan kapan turunnya malam Lailatul Qadar itu.

Ada ciri-ciri yang bisa dirasakan saat malam Lailatul Qadar turun.

"Dari keterangan Imam Gazali, para ulama mengatakan saat itu (malam Lailatul Qadar) cuacanya sangat menenangkan dan membuat nyaman, anginnya sepoi tak besar tak kecil. Pada malam itu juga seseorang yang merasakan malam Lailatul Qadar itu hatinya diberikan ketenangan, kenyamanan manakala mereka merasa dekat dengan Allah SWT," ujarnya.

Biasanya, menurut keterangan ulama Malam Lailatul Qadar turun pada malam ganjil di akhir Ramadhan.

Untuk itu, tak aneh bila masjid-masjid dipenuhi orang yang beriktikaf.

"Para umat muslim yang iktikaf di masjid dengan beribadah, seperti salat wajib dan sunnah, zikir, tadarus dan lainnya. Kalau dia sudah masuk ke masjid dan niatnya karena Allah taala, insya Allah semua yang dilakukan di masjid adalah ibadah," kata Ahmad. (*) [tribunnews]




Cara Mandi Rasulullah SAW...

ardios | 7:07:00 AM | | Be the first to comment!
Sangat Bermanfaat Untuk Kesehatan Kita

Yang diajarkan oleh Baginda SAW......

1. Bermula dari segayung siram di telapak kaki.
2. Segayung di betis.
3. Segayung di paha.
4. Segayung di perut.
5. Segayung di bahu.
6. Berhentilah sejenak 5-10 saat.

●Kita akan merasakan seperti uap/angin yang keluar dari ubun-ubun bahkan meremang, setelah itu lanjutkan dengan mandi seperti biasa.

●Hikmahnya:
Seperti pada gelas yang diisi air panas kemudian kita isi dengan air sejuk. Apa yang terjadi? Gelas akan retak !!!

●Jika pada tubuh kita ...maka apa yang terjadi ?
Suhu tubuh kita cenderung panas dan air itu sejuk, maka yang terjadi jika kita mandi langsung menyiram pada badan atau kepala, angin yang harusnya keluar jadi terperangkap atau boleh jd penyebab kematian dikarenakan pecahnya pembuluh darah.

●Maka sebab itu kita sering menjumpai orang jatuh di kamar mandi tiba-tiba kena 'stroke'. Boleh jadi kita sering masuk angin dikarenakan cara mandi kita yang salah. Boleh jadi kita sering migrain dikarenakan cara mandi yang salah.

●Cara mandi ini baik bagi semua tingkatan umur terutama yang sakit diabetes, darah tinggi, kolesterol dan migrain/sakit kepala sebelah. Insya Allah..

{ Silahkan dishare ilmu untuk kemashlahatan bersama ganjarannya akan ttp mengalir walau kita sudah berada di Alam Barzah }




Kalau Polisi Marah Ditanya Surat Tugas Razia, Warga Harus Apa?? Bantu Share

ardios | 4:14:00 PM | Be the first to comment!
Dalam peraturan perundang-undangan sudah sangat jelas menyebut setiap tindakan razia wajib memasang pelang sekurang-kurangnya 100 meter dari lokasi petugas terdepan berjaga. Mirisnya, tak hanya melanggar, tiga polisi lalu lintas malah memukul pengendara yang ingin memastikan legalitas razia tersebut.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) M. Nasser menilai, tindakan tersebut tidak seharusnya dilakukan oleh aparat penegak hukum. Mengingat tugas dari Polisi adalah menolong, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, bukan malah sebaliknya.

Menurut Nasser, kasus di atas seharusnya memberikan cukup alasan atasan ketiga polisi tersebut memberikan sanksi tegas. Jika ketiga polisi tersebut tidak diberi sanksi, maka citra Bhayangkara di mata masyarakat akan makin menurun.

"Polisi adalah teman masyarakat, kalau ada seperti ini tidak benar. Untuk itu harus ditindak keras enggak bisa dibiarkan dan penting. Karena kalau ada buah apel yang busuk itu dalam satu keranjang itu hanya tinggal menunggu waktu apel yang lain busuk. Maka sanksi hukuman harus jelas dan tegas," katanya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (17/5) malam.

Nasser menambahkan, tiga anggota kepolisian tersebut telah mencederai usaha dari Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti dalam memperbaiki citra petugas berseragam cokelat tersebut di hadapan masyarakat. Sebagai penegak hukum, seharusnya mereka melakukan tindakan sesuai dengan prosedur standar yang ada, bukan malah melanggar aturan tersebut.

"Tindakan ketiga anggota kepolisian itu sebetulnya, menurut saya tidak benar karena sangat mengganggu upaya pimpinan Polri untuk memperbaiki citra dalam rangka mendapat kepercayaan
publik, dan itu tidak bagus serta tidak sesuai dengan SOP (Standard Operational Prosedur)," jelas Nasser.

"Polisi harus menolong, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Bahkan kalau ada masyarakat memiliki problem diberikan semacam pertolongan bukan dengan memarahinya, kalau benar dipukul maka sangat keterlaluan," sambungnya.

Di sisi lain, Nasser berharap masyarakat turut ambil bagian dalam perbaikan citra kepolisian. Untuk itu dia meminta agar jika ada tindakan serupa kembali terjadi untuk segera mencatat nama petugas tersebut.

Bahkan jika memang memungkinkan untuk tak segan-segan memfotonya. Tapi data tersebut bukannya dimasukan ke media sosial, melainkan dilaporkan kepada pihak yang lebih berwenang.

"Masyarakat apa yang harus lakukan, jika polisi yang seharusnya menolong, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat tidak memberikan seperti itu? Masyarakat enggak usah takut, difoto orangnya lalu dibawa ke kantor polisi. Misalnya yang tiga orang tadi di Ciputat, tidak perlu harus dibawa (laporannya) ke Ciputat, Tangerang, cukup dibawa ke Polsek terdekat dilaporkan. Sangat penting itu," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, kejadian pemukulan pengendara oleh tiga orang polisi tersebut dialami Wisnuhandy Widyoastono. Lewat akun Facebook miliknya, Selasa (17/5), Wisnu mengaku dipukuli tiga anggota kepolisian. Aksi kekerasan itu berlangsung saat dia menanyakan surat tugas mereka.

Bukannya dipenuhi, beberapa petugas malah memarahinya hingga membuat Wisnu beberapa kali menjelaskan alasannya menanyakan surat tugas tersebut. Tanpa diduga, salah satu polisi langsung memukul kepalanya, kemudian diikuti dua rekan lainnya.

Mirisnya, komandan yang berada di depan korban hanya berdiam diri. Tak ada upaya untuk mengatasi aksi anak buahnya, ketika korban terpojok barulah atasan ketiga polisi tersebut memisahkan mereka. [pos-metro]




SEBARKAN...!!! Buat Para Wanita, Jangan Julurkan Lidahmu Ketika Foto Selfie,Ini Penjelasannya...

ardios | 12:34:00 AM | Be the first to comment!
Akhir-akhir ini sedang jadi tren terlebih dikalangan kaum wanita photo selfie sambil menjulurkan lidah. Apakah ada yang tahu hewan apa yang suka menjulurkan lidahnya? ya hewan itu adalah anjing, serta tahukah anda mengapa anjing menjulurkan lidahnya?

Ada 3 alasan mengapa anjing menjulurkan lidahnya :

- Anjing tersebut kehausan

- Anjing tersebut kepanasan

- Serta yang ketiga, anjing tersebut sedang memberi sinyal bahwa ia minta dis3tubuhi sang pejantan (ini dilakukan oleh anjing betina).

Anda pernah lihat foto selfie teman wanitamu sembari menjulurkan lidahnya? ya mungkin saja anda pernah melihatnya.

Tahukah anda mengapa mereka menjulurkan lidahnya?
Mungkin saja mereka kehausan, kepanasan, atau....

Seekor anjing betina bakal berikan isyarat kepada pejantannya dengan mengulurkan lidahnya sinyal ia minta disetubuhi sang pejantan.

Oleh karenanya, apa bedanya? Mohon pada para gadis, terlebih yang berjilbab.. cermati photo selfimu.. janganlah menjulurkan lidahmu.. seperti photo diatas..

Janganlah ingin disamakan dengan anjing. Serta agar di ketahui, kebanyakan pria baik-baik melihat photo wanita yang menjulurkan lidah bakal sangatlah sangat risih.. seperti lihat seorang pelacur yang sedang mengg0da.

Lalu bagaimanakah hukumnya didalam Islam seseorang yang

mengikuti atau menyerupai tingkah laku binatang? terdapat banyak hadist yang melarang umat Islam mengikuti perilaku binatang saat shalat.

Larangan Turun Sujud Seperti Turunnya Onta.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, " Bila seorang dari anda sujud, jadi janganlah ia turun sujud seperti mendekamnya onta. Sebaiknya ia menempatkan kedua tangannya sebelum kedua lututnya ".

Dalam hadist yang lain Rasulullah SAW bersabda perihal seorang yang mirip kebiasaan satu kaum.

Dari Ibnu Umar berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda,  " Barangsiapa menyerupai satu kaum, jadi dia termasuk juga golongan mereka. " (HR. Abu Dawud, Al-Libas, 3512. Al-Albany berkata dalam Shahih Abu Dawud, Hasan Shahih no. 3401)

Hadist yang pertama dengan sangatlah jelas bahwa seseorang muslim dilarang mengikuti tingkah laku binatang saat shalat, serta pada hadist yang kedua Rasulullaah SAW menyebutkan jika kita mengikuti atau meniru kebiasaan atau perilaku satu kaum jadi kita termasuk juga golongan atau sisi dari kaum itu.

Nah jika di antara kita ada yang ikuti atau mirip tingkah laku seekor anjing, jadi dapat disebutkan dia seperti atau sisi dari kaum hewan tersebut, merasa agak kasar memanglah.

Namun manusia yaitu makhluk yang diberikan akal serta fikiran oleh Allah SWT, apakah layak manusia ikuti atau mirip tingkah laku binatang? pasti sangatlah tak pantas jika manusia mengikuti tingkah laku binatang yg tidak berakal serta cuma memercayakan naluri serta hawa nafsunya saja.

Oleh karenanya sekali lagi, dimohon terutama kepada beberapa gadis, terlebih yang berjilbab.. perhatikan photo selfimu yang  di media sosial, janganlah julurkan lidahmu.. hargai dirimu, janganlah samakan dirimu dengan anjing yang tengah meminta disetubuhi.

Silakan SHARE agar teman-teman wanitamu tak ada lagi yang photo selfi sambil menjulurkan lidahnya. Mudah-mudahan menjadi peringatan. [klikmanfaat.com]




Setelah Anak Bunuh Ibu, Di Painan: Suami Bantai Istri dan Bacok Mertuanya

ardios | 9:14:00 PM | Be the first to comment!
Kasus pembunuhan dengan cara sangat keji kembali terjadi di Sumatera Barat. Beberapa hari setelah seorang anak dilaporkan membunuh dan membakar ibu kandungnya di Bukittinggi, maka Senin (27/06/2016), dari Kabupaten Pesisir Selatan, suami tega menggorok leher istrinya hingga tewas.

Tidak hanya menggorok istrinya bernama Ari , pelaku yang bernama Dedi (25) tersebut juga menusuk mertua kandungnya, Upik (60). Korban Ari dilaporkan tewas. Sementara mertuanya, Upik, dilarikan ke RSUP M Djamil, Padang.

Peristiwa ini, terjadi siang. Kejadian bermula dari cekcok mulut di kediaman korban dan pelaku, yang beralamat di kawasan Cimpu Tarok, Surantih, Pesisir Selatan. Menurut Kapolsek Surantih Iptu Zulkifli, pihaknya masih belum mengetahui motif pembunuhan tersebut.

“Kejadian ini terjadi sekitar pukul 13.30, saat pelaku baru pulang dari ladang. Sampai dirumah suami istri itu terlibat pertengkaran,” kata Kapolsek. Sumber wartawan menyebut, saat bertengkar itu, pelaku menggorok leher istrinya. Mertua pelaku, tidak terima dan akhirnya hendak melerai kejadian itu.

Naas, pelaku mengamuk membabi-buta hingga kemudian juga menusuk mertuanya.

[http://sumbarhebat.com/setelah-anak-bunuh-ibu-di-painan-suami-bantai-istri-dan-bacok-mertuanya/]




Fakta Mengejutkan Pasutri Pemalsu Vaksin Balita

ardios | 6:59:00 AM | Be the first to comment!
Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina, pasangan suami istri yang tinggal di Jalan Kumala 2 blok M nomor 29, kawasan perumahan elite Kemang Pratama, Kota Bekasi, dibekuk Bareskrim Mabes Polri. Keduanya diketahui memproduksi dan terlibat dalam peredaran vaksin palsu untuk Balita.

Vaksin palsu yang diproduksi sindikat ini telah diedarkan di sejumlah kota besar di Indonesia. Di antaranya Jakarta, Bogor, Banten dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

Sementara vaksin yang diproduksi pun beragam, ada vaksin hepatitis, campak dan tuberkolosis atau TBC.

Dampak bagi balita yang divaksin palsu ini memang mengerikan. Jangka pendek, kemungkinan timbulnya infeksi hingga gangguan pernapasan kepada balita.

Berikut fakta mengejutkan pasutri pembuat vaksin palsu:

1. Produksi sejak tahun 2003, keuntungan seminggu Rp 25 juta

Pasutri Hidayat dan Rita diketahui sudah memproduksi vaksin palsu sejak tahun 2003. Hal ini diungkapkan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Agung Setya, Kamis (23/6).

Menurut pengakuan pelaku, kata Agung, pelaku mendapatkan keuntungan hingga puluhan juta per minggu.

"Mereka ngakunya dari tahun 2003. Produsen itu dapat Rp 25 juta dan Rp 20 juta untuk distributor. Paling utama harganya berbeda dengan yang asli, selisih harganya bisa Rp 200.000 hingga Rp 400.000," katanya.

Kedua pasutri bersama belasan sindikat pemalsu vaksin diancam hukuman kurungan hingga 15 tahun.

"Pelaku kita kenakan Undang-undang tentang Kesehatan dan Undang-undang terhadap Perlindungan Konsumen dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.

2. Sehari memproduksi 200 vaksin palsu

"Data yang kita peroleh sekali mengirim pesanan vaksin palsu bisa mencapai 200 vaksin," kata Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Agung Setya saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (26/6).

Pasutri tersebut menggunakan jasa kurir untuk mengedarkan barang dagangannya. Dari pemeriksaan terhadap pelaku terungkap bahwa vaksin abal-abal itu diedarkan bukan hanya untuk wilayah Jabodetabek.

3. Vaksin palsu dibuat dari cairan infus dicampur vaksin tetanus

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Brigjen Agung Setya mengungkapkan pembuatan vaksin palsu dengan cara menyuntikkan cairan infus dicampur dengan vaksin tetanus. Di mana hasilnya yakni vaksin palsu untuk hepatitis, BCG, dan campak.

Bahkan, lanjutnya, pihak kedokteran tidak bisa membedakan yang asli dan palsu. "Untuk menyempurnakan (vaksin), dipress dengan alat press kemudian dikemas dan dipacking lalu didistribusikan. Dokter saja susah membedakannya," ujarnya.

"Kita akan minta bantuan dengan Kementerian Kesehatan, juga minta bantuan dengan memproduksi obat itu yang aslinya, kerja sama ini untuk pastikan ada atau tidaknya orang dalam," sambungnya.

4. Keduanya ditangkap usai salat tarawih

Hidayat dan Rita ditangkap aparat Bareskrim Mabes Polri pada Rabu (22/6) malam, saat keduanya pulang dari menunaikan salat tarawih.

"Awalnya petugas salah masuk rumah, mungkin karena gelap, jadi informannya salah menunjukkan rumah," kata komandan regu petugas keamanan perumahan, Eko Supriyanto.

Menurut dia, begitu rumah yang dituju sudah dapat, polisi kemudian mendatanginya sambil membawa surat penangkapan. Kebetulan, pasangan suami istri yang menjadi target baru saja pulang dari masjid untuk menunaikan salat tarawih.

"Ketika ditangkap sempat berkilah. Namun setelah cukup bukti dan ditunjukkan sorang kurir, mereka tidak bisa berbuat banyak," ujar Eko.

Dia mengatakan, hasil penggeledahan rumah mewah berlantai dua itu polisi menemukan ribuan botol vaksin diduga palsu. Polisi lalu mengangkut vaksin-vaksin dari tempat ibadah serta kamar tidur ke dalam mobil untuk dijadikan barang bukti. Total, ada sekitar 36 dus.

"Penggerebekan tidak lama, kurang lebih butuh waktu satu jam kemudian polisi pergi membawa penghuni rumah dan barang bukti," ujarnya. [merdeka.com]




Kalimat-Kalimat Penyesalan di Hari Kiamat

ardios | 7:55:00 PM | | Be the first to comment!
Salah satu nama dari nama-nama hari kiamat adalah “Hari Penyesalan”. Disaat semua kesempatan telah tertutup dan hanya tersisa pertanggung jawaban. Di hari itu semua orang akan menyesal. Pelaku keburukan menyesali dosa dan kesalahannya sementara orang-orang baik juga menyesal, andai dulu mereka lebih banyak melakukan kebaikan. Allah swt berfirman,

وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ الْحَسْرَةِ إِذْ قُضِيَ الْأَمْرُ وَهُمْ فِي غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ


“Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus, sedang mereka dalam kelalaian dan mereka tidak beriman.” (QS.Maryam:39)

Di hari itu orang-orang yang dzalim berusaha menyembunyikan penyesalan mereka ketika melihat adzab yang begitu dahsyat.

وَلَوْ أَنَّ لِكُلِّ نَفْسٍ ظَلَمَتْ مَا فِي الأَرْضِ لاَفْتَدَتْ بِهِ وَأَسَرُّواْ النَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُاْ الْعَذَابَ

“Dan kalau setiap orang yang zalim itu (mempunyai) segala yang ada di bumi, tentu dia menebus dirinya dengan itu, dan mereka menyembunyikan penyesalannya ketika mereka telah menyaksikan azab itu.” (QS.Yunus:54) *Juga pada ayat (Saba’:33)

Kita akan temukan banyak sekali kalimat-kalimat penyesalan yang diabadikan didalam Al-Qur’an. Kalimat itu diucapkan oleh orang-orang yang celaka di hari kiamat. Dan ucapan penyesalan itu selalu disertai kalimat (يَا لَيْتَنِي) “Sekiranya aku ….” ataupun (يَا لَيْتَنَا) “Sekiranya kami ….”.

Mari kita simak ayat-ayat berikut :

1. Surah aL-Furqan ayat 27

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَى يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلاً

“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, “Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul.” (QS.al-Furqan:27)

Kalimat penyesalan ini diucapkan oleh orang-orang zalim yang menyesali perbuatannya. Mereka menyesali karena semasa hidupnya ia tidak mengambil jalan bersama Rasul, tidak menuruti dan menjauhi ajaran Rasul. Sehingga pada hari kiamat mereka merasa sangat menyesal.

2. Surah al-Furqan ayat 28

يَا وَيْلَتَى لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَاناً خَلِيلاً

“Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab (ku).” (QS.al-Furqan:28)


Kalimat penyesalan ini diucapkan oleh orang-orang yang tidak menjadikan seseorang sebagai temannya. Orang tersebut adalah orang-orang yang shaleh dan suka melakukan kebaikan serta senantiasa menjauhi dirinya dari hal-hal yang dibenci Allah SWT.

Sehingga apabila mereka dahulu berteman dengan orang-orang seperti itu, tentunya mereka juga akan mengikuti perangai temannya itu yang selalu berbuat kebaikan. Namun nyatanya mereka justru menjauhi orang tersebut, sehingga akhirnya kini mereka menyesali perbuatannya tersebut. 
 
3. Surah al-Haqqah ayat 25

وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيهْ

Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, “Alangkah baiknya jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku.” (QS.al-Haqqah:25)

Ini adalah kalimat penyesalan yang diucapkan oleh orang-orang yang menerima catatan amalnya di tangan kiri. Oleh karenanya mereka mengatakan bahwa lebih baik catatan tersebut tidak diberikan kepadanya. Sebab bila diberikan ditangan kiri, hal tersebut merupakan pertanda bahwa ia termasuk dalam golongan orang-orang celaka yang akan menerima azab dari Allah SWT. 
Alangkah lebih baik apabila catatan tersebut tidak diberikan kepadanya, sehingga ia tidak akan mengetahui apakah ia termasuk dalam golongan orang yang beruntung atau orang yang celaka. 

4. Surah an-Naba ayat 40

إِنَّا أَنذَرْنَاكُمْ عَذَاباً قَرِيباً يَوْمَ يَنظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنتُ تُرَاباً

Sesungguhnya Kami telah Memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.” (QS.an-Naba’:40)

Kalimat ini diucapkan oleh orang-orang kafir saat Allah SWT memperlihatkan kepadanya apa yang telah diperbuat oleh tangannya. Sehingga ia merasa lebih baik bila dulu ia dijadikan tanah. Dengan demikian ia tidak akan mungkin melakukan hal-hal buruk seperti yang dilakukannya saat itu.

5. Surah al-Fajr ayat 24

يَقُولُ يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي

Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.” (QS.al-Fajr:24)

Kalimat ini diucapkan oleh orang-orang yang semasa hidupnya suka berbuat keburukan. Ia menghabiskan waktunya dengan melakukan hal yang sia-sia. Sehingga di akhirat saat diperlihatkan perbuatannya, ia merasa menyesal mengapa dahulu semasa hidup tidak mengerjakan kebaikan.

6. Surah al-An'am ayat 27

وَلَوْ تَرَىَ إِذْ وُقِفُواْ عَلَى النَّارِ فَقَالُواْ يَا لَيْتَنَا نُرَدُّ وَلاَ نُكَذِّبَ بِآيَاتِ رَبِّنَا وَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ

Dan seandainya engkau (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, mereka berkata, “Seandainya kami dikembalikan (ke dunia) tentu kami tidak akan mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman.” (QS.al-An’am:27)

Kalimat ini diucapkan oleh orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah SWT. Meski sebenarnya ia mengetahui kebenarannya, namun mereka enggan untuk mengakuinya. Sehingga karenanya mereka pun menjadi orang-orang kafir, sebab telah meninggalkan ajaran Allah SWT.
Kelak di akhirat, orang-orang seperti merasa menyesal, jika saja dahulu mereka tidak mendustai ayat-ayat Allah SWT dan menjadi orang yang beriman, maka tentu saja mereka tidak akan dihadapkan ke neraka untuk mendapatkan balasan dari perbuatannya tersebut. 

7. Surah al-Ahzab ayat 66

يَوْمَ تُقَلَّبُ وُجُوهُهُمْ فِي النَّارِ يَقُولُونَ يَا لَيْتَنَا أَطَعْنَا اللَّهَ وَأَطَعْنَا الرَّسُولَا

Pada hari (ketika) wajah mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata, “Wahai, kiranya dahulu kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.” (QS.al-Ahzab:66)

Kalimat ini diucapkan oleh orang-orang yang semasa hidupnya melalaikan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya. Meski sebenarnya mereka mengetahui, namun mereka enggan untuk mentaati perintah Allah SWT. Sehingga ketika Allah Ta'ala membolak-balikkan wajahnya di dalam neraka, mereka berkata jika sekiranya dahulu ia taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya maka tentu saja mereka tidak akan mendapatkan siksaan seperti itu.
Demikianlah kalimat-kalimat penyesalan  di hari kiamat yang diabadikan di dalam Al-Qur'an. Sungguh merupakan sebuah penyesalan yang tidak berarti. Sebab sebesar apapun penyesalan yang diungkapkan, tentu tidak akan mampu merubah keadaan di hari kiamat kelak. 

Oleh sebab itu, selagi kita masih memiliki kesempatan maka marilah memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi. Mari kita berlomba menabung amal kebaikan sebagai bekal di akhirat kelak sebelum datang hari penyesalan.

Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung di hari pembalasan.




Prof Shedinger: “Meski Saya Kristen, Saya Terpaksa Mengatakan Yesus Seorang Muslim”

ardios | 3:24:00 PM | Be the first to comment!
Meski sudah tiga tahun terbit, buku Was Jesus a Muslim? tulisan Robert F. Shedinger, Associate Professor of Religion di Luther College di Iowa Amerika, mengundang polemik berkelanjutan di Amerika Serikat. Sampai para penentangnya meminta agar Shedinger meminta maaf atas kebodohan kuadratnya

Seperti ditulis di pengantar buku, Shedinger sengaja menulis masalah ini setelah penelitian yang sudah ia lakukan selama satu dekade. Penelitian itu ia lakukan karena sanggahan yang pernah dia terima dari salah satu mahasiswinya, Huda yang berkewarganegaraan Maroko atas caranya mengajarkan Islam. Penelitian itu akhirnya berbuah hasil bahwa Yesus adalah seorang Muslim. Hasil penelitian yang dilakukan ini tentu membuat shock jutaan penganut Kristen di Amerika dan mereka menyesalkannya.

Meski ditentang dan dikritik habis-habisan, Shedinger tak pernah ragu dengan hasil penelitiannya. Berkali-kali dia mengumumkan secara resmi, “Meski saya Kristen, saya terpaksa mengatakan bahwa Yesus adalah seorang Muslim.”

Ia menegaskan, pernyataannya bahwa Yesus adalah seorang Muslim tidak mengganggunya. “Dan tidak membuatku kikuk,” tegasnya. “Hakikat kebenaran yang saya temukan ini seharusnya mampu menciptakan saling kesepahaman dan kerjasama antara umat Islam dam Kristen serta usaha menciptakan perdamaian di dunia,” ujar Shedinger.

Studi Shedinger ini berangkat dari pertanyaan yang membuat penasaran; apakah kaum Muslimin memahami Yesus melalui lebih banyak kepada pendekatan sejarah ketimbang kaum Kristen? Pertanyaan ini kemudian menantang Shedinger melakukan serangkaian studi agama secara khusus, terutama dalam hal perbandingan agama.

Ia juga mengkaji berbagai kontekstual yang mengharuskannya melakukan pemisahan antara politik dan ideologi dimana salah satu hasilnya harus meminggirkan agama dari pertanyaan-pertanyaan budaya dan sosial yang mendalam, sehingga studinya akan memiliki kesimpulan yang lebih akurat dan lebih dihargai. Yakni hasil yang mendorong kemungkinan-kemungkinan saling memahami dan kerjasama antara kaum Muslimin dengan Kristen.

Dalam keterangan persnya ia menegaskan, “Bisa jadi Anda harus berpikir ulang tentang Islam dan akan berakhir dengan kesimpulan bahwa Islam adalah gerakan keadilan sosial, dan inilah misi Yesus. Karena itu saya melihat Yesus adalah lebih sebagai seorang Muslim dibanding sebagai seorang Kristen dalam arti sebagai tokoh spiritual yang menebus kesalahan manusia.”

Pendeta Gereja Injil Baptis Matt Walters menolak gagasan ini. “Umat Islam tidak mengakui ketuhanan Yesus, lantas bagaimana mungkin Yesus mengikuti sebuah aturan ideologi yang disebutnya dusta?” kata Walters.

Para penentang buku ini menyebut Shedinger memiliki agenda sosial yang ingin menggambarkan Yesus lebih sebagai pemimpin gerakan sosial dibanding pemimpin spiritual. Mereka mengklaim bahwa pemikiran penulis ini sewenang-wenang dan sintesis yang berusaha membuat ide yang tidak akan diterima oleh umat Islam dan Kristen yang sesungguhnya.

Sebagian lainnya mengkritisi Shedinger karena mengandalkan studinya kepada gagasan-gagasan akademis yang dangkal. Mereka mengkritisi usahanya melakukan redefinisi agama, ideologi, budaya dan lain-lain. Padahal konsep-konsep itu sudah baku di kalangan manusia sejak ratusan hingga ribuan tahun.

Luther College sendiri mendukung Prof. Shedinger saat mendapatkan kritikan. Seorang jubir Luther College menegaskan, pihak manajemen mendukung penuh gagasan Shedinger. (bsyr/spiritislam.net/salam-online.com)




Sembilan Amalan Menggoda di 10 Hari Terakhir Ramadhan

ardios | 12:50:00 AM | | | Be the first to comment!
Sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan merupakan masa-masa emas untuk mendulang pahala dan ampunan Allah SWT. Selain itu terdapat banyak keistimewaan luar biasa yang Allah Ta'ala berikan kepada hamba-Nya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Salah satunya adalah adanya satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yang kita kenal dengan malam Lailatul Qadar. Pada malam Lailatul Qadar, satu amalan shalih yang dilakukan, lebih baik nilai dan pahalanya di sisi Allah Ta'ala daripada amalan yang dikerjakan selama 1000 bulan.

Sembilan Amalan Menggoda di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Akan tetapi untuk mendapatkannya tidaklah mudah. Namun ada sembilan amalan menggoda yang bisa kita lakukan di 10 hari terakhir Ramadhan. Sehingga dengan melakukannya diharapkan bisa menggapai ampunan Allah SWT dan meraih malam lailatul Qadar. Lantas apa saja sembilan amalan menggoda tersebut ?

1. Menjaga shalat lima waktu secara berjamaah di masjid
Amalan pertama yang bisa kita lakukan di sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah dengan menjaga shalat lima waktu secara berjamaah di masjid. Sebagimana Rasulullah SAW bersabda,

"Barangsiapa berwudhu dengan sempurna untuk melaksanakan shalat, kemudian ia berjalan kaki menuju shalat wajib, sehingga ia melaksanakan shalat wajib tersebut bersama masyarakat, atau berjama’ah, atau di masjid, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Muslim no. 232)

Akan tetapi sebaiknya, hal ini tidak hanya dilakukan selama bulan Ramadhan saja namun juga dalam hari-hari lainnya. Sebab ada banyak keutamaan yang bisa kita peroleh bila melakukan shalat berjamaah dimasjid.

2. Melaksanakan puasa ramadhan
Amalan kedua yang bisa dilakukan adalah dengan melaksanakan puasa ramadhan. Hal ini merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang beriman di bulan Ramadhan. Selain itu setiap amalan yang kita lakukan di bulan ramadhan tanpa diiringi dengan puasa, tentu tidaklah sempurna.

Rasulullah SAW bersabda bahwa, “Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760)

3. Melaksanakan shalat tarawih dan witir
Shalat tarawih merupakan shalat yang hanya dilaksanakan di bulan Ramadhan. Sehingga sudah seharusnya seorang muslim melakukan shalat tarawih dan witir di bulan Ramadhan sebagai pelengkap ibadah puasanya.  Bahkan Rasulullah SAW mengatakan bahwa siapa saja yang melakukan shalat tarawih dan witir, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Sebagaimana disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa melakukan shalat malam Ramadhan (tarawih dan witir) karena keimanan dan mengharapkan pahala di sisi Allah, niscaya dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759)

4. Melakukan shalat tarawih daN witir berjamaah di masjid hingga selesai bersama imam
Sangat dianjurkan bagi seorang muslim untuk melaksanakan shalat tarawih dan witir secara berjamaah di masjid hingga selesai dan salam bersama imam. Sehingga bila selama ini kita terbiasa untuk melaksanakn shalat tarawih dan witir dirumah, maka hendaknya merubah kebiasaan tersebut.

Sebagaimana disebutkan dari Abu Dzar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang melakukan shalat (tarawih dan witir) bersama imam sampai selesai, niscaya dicatat baginya pahala shalat semalam suntuk.” (HR. Abu Daud no. 1375, Tirmidzi no. 806, An-Nasai no. 1364)

5. Bersungguh-sungguh mengisi waktu malam dan siang dengan memperbanyak ibadah
Dibulan Ramadhan sangat dianjurkan untuk memperbanyak melakukan shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, berdoa, berdzikir, istighfar dan melakukan amal kebaikan lainnya baik di waktu siang maupun malam.

Sebagimana diriwayatkan oleh Aisyah Ra bahwa, "Kebiasaan Rasulullah SAW jika telah datang sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan adalah beliau menghidupkan waktu malam [dengan ibadah], membangunkan keluarga [istri-istrinya], bersungguh-sungguh dalam beribadah dan mengencangkan sarungnya.” (HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174)

6. Memperbanyak sedekah dan infak
Selain itu, dibulan Ramadhan juga sangat dianjurkan untuk memperbanyak sedekah dan infak. Bahkan dalam sebuah hadits disebutkan bahwa sebaik-baiknya sedekah adalah yang dilakukan di bulan Ramadhan.

“Dari Ibnu Abbas ra berkata: “Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan dan saat beliau paling dermawana adalah di bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril menemui beliau. Malaikat Jibril senantiasa menemui beliau pada setiap malam dalam bulan Ramadhan untuk saling mempelajari al-Qur’an. Pada saat itu Rasulullah lebih dermawan dalam melakukan amal kebajikan melebihi (cepat dan luasnya) hembusan angin.” (HR. Bukhari no. 6 dan Muslim no. 2308)

7. Melakukan I'tikaf
Pada bulan Ramadhan, disunnahkan untuk melakukan i'tikaf selama sepuluh hari terakhir bagi orang-orang yang memiliki kemampuan dan tidak memiliki halangan. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah Ra bahwa, "Rasulullah SAW selalu melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian para istri beliau melakukan i’tikaf sepeninggal beliau.” (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172)

8. Ribath dan jiihad di jalan Allah Ta'ala
Bulan Ramadhan merupakan bulan ribath dan jihad. Sebab banyak peperangan besar dalam sejarah Islam terjadi dibulan suci Ramadahan. Namun dimasa kini berjihad bukan berarti harus ikut serta dalam peperangan. Banyak cara lain yang juga termasuk dalam kategori jihad. Misalnya mencari nafkah untuk keluarga.

Sebuah riwayat hadits dari Abu Sa'id al-Khudri ra disebutkan bahwa, "Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berpuasa sehari di jalan Allah (yaitu dalam kondisi berjihad) niscaya Allah akan menjauhkan wajahnya [yaitu dirinya] dari neraka sejauh 70 musim gugur (yaitu 70 tahun).” (HR. Bukhari 2840 dan Muslim no. 1153)

9. Umrah di bulan Ramadhan
Salah satu amalan yang dianjurkan dibulan Ramadhan adalah melaksanakan umrah. Sehingga bagi orang-orang yang memiliki kemampuan baik dari segi finansial dan fisik, alangkah lebih baik bila melakukan umrah di bulan Ramadhan.

Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda bahwa, “Jika datang bulan Ramadhan, maka lakukanlah olehmu umrah, sebab umrah pada bulan tersebut setara (pahalanya) dengan (pahala) haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256)

Kemudian beliau juga bersabda bahwa, “Sesungguhnya (pahala) umrah di bulan suci Ramadhan itu setara dengan pahala haji atau haji bersamaku.” (HR. Bukhari no. 1863 dan Muslim no. 1256)
[http://palingyunik.blogspot.co.id/2016/06/sembilan-amalan-menggoda-di-10-hari.html]




Membuat Saingan Maju (Kisah Petani Jagung Memenangkan Penghargaan)

ardios | 7:52:00 PM | | Be the first to comment!
Sebuah cerita tentang seorang petani yang menanam jagung unggulan dan selalu memenangkan penghargaan. Suatu hari, seorang wartawan mewawancarainya dan belajar sesuatu yang penting rahasia sukses petani tersebut.

Wartawan itu menemukan bahwa sang petani membagikan benih jagungnya kepada tetangganya. “Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yang sama tiap tahunnya?” tanya wartawan itu.

“Kenapa?” ucap sang petani, “Apakah Anda tidak tahu? Angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yang akan berbuah dan membawanya dari satu ladang ke ladang yang lain. Jika tetangga saya menanam jagung yang jelek, maka ketika terjadi serbuk silang akan menurunkan kualitas jagung saya. Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yang bagus pula.”

Petani ini sangat menyadari hukum keterhubungan dalam kehidupan. Dia tidak dapat meningkatkan kualitas jagungnya jika dia tidak membantu tetangganya untuk melakukan hal yang sama. Demikian juga dalam berbagai aspek kehidupan yang lain.

Mereka yang ingin menikmati kebaikan, harus memulai dengan menabur kebaikan kepada orang-orang di sekitarnya. Jika Anda ingin hidup makmur, Anda harus memulai dengan menolong orang-orang di sekitar Anda untuk meningkatkan taraf hidupnya. Demikian juga jika Anda ingin bahagia, Anda harus menabur kebahagiaan dalam hidup orang lain. Jika Anda tidak mau menolong orang, Anda juga akan merasakan akibatnya




Bejat........,Sang Ayah Tega Gagahi Putri Kandungnya

ardios | 7:11:00 PM | Be the first to comment!
Sungguh terlalu, seorang ayah berinisial, KS (41) warga kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau dtangkap aparat kepolisian, Jumat (24/6/16). Buruh bangunan ini ditangkap karena diduga melakukan perbuatan cabul terhadap, S (14) tidak lain adalah putri kandungnya sendiri.

" Tersangka KS sudah kita amankan sesuai dengan laporan yang kita terima dan saat ini penyidk masih memintai keterangan KS terkait perbuatan cabul yang dilakukannya," kata Kapolsek Tenayan Raya Kompol Indra Rusdi di Pekanbaru, Sabtu (25/6/16) siang.

Peristiwa memilukan itu dilakukan KS sekitar bulan April 2016 lalu. Kala itu, rumah dalam keadaan sepi. Pelaku menghampiri korban dan memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Tidak cukup itu saja, pelaku juga mengancam korban dan memintanya untuk tidak menceritakan perbuatan itu kepada orang lain.

Sejak peristiwa dua bulan silam, korban kerap menunjukan perubahan sikap dalam kesehariannya. Ia cenderung pendiam dan murung sendirian. Kondisi itu mencuri perhatian ibunya. Korban dibujuk dan diajak bercerita oleh sang ibu tentang perihal yang sedang dialaminya. Korban lantas bercerita tentang perilaku ayah kandungnya itu yang telah mencabulinya.

Usai mendengarkan pengakuan putrinya, saksi (ibu korban) langsung mendatangi kantor polisi. Setelah dilakukan visum, anggota reskrimPolsek Tenayan Raya, langsung bergerak menuju rumah pelaku. KS ditangkap aparat tanpa perlawanan. Dihadapan polisi ia mengakui perbuatannya.

[http://www.zonariau.com/read-10604-2016-06-25-bejatsang-ayah-tega-gagahi-putri-kandungnya.html]




Tawuran Pecah Saat Sahur, Ratusan Pelajar Habis Ditelanjangi Polisi

ardios | 11:18:00 PM | Be the first to comment!
Tawuran pelajar pecah jelang sahur on the road di Jl Sholeh Iskandar, Kota Bogor Jawa Barat, Sabtu dinihari (24/6/2016).

Beruntung, aparat kepolisian Polres Bogor Kota sigap melakukan upaya antisipasi, sehingga tawuran bisa diatasi. Bahkan, Kapolres Bogor AKBP Andi Herindra dan Walikota Bogor Bima Arya, terjun langsung dalam mengatasi tawuran pelajar tersebut.

Para siswa yang ditangkap polisi digiring ke Mapolres Bogor Kota. Sebagian remaja dalam kondisi berlumuran darah karena terkena sabetan senjata tajam saat tawuran.

Kapolres Bogor Kota AKBP Andi Herindra mengatakan, para remaja ini awalnya mengaku hendak SOTR (sahur on the road).

”Tapi, bukannya bawa makanan, mereka justru ketahuan membawa senjata tajam,” ujar Kapolres.
Para remaja yang diamankan ini bagian dari operasi cipta kondisi yang merupakan komitmen Polres Bogor Kota serta Muspida Kota Bogor untuk mencegah maraknya aksi tawuran.

“Operasi gabungan TNI-Polri, Pemkot, satpol PP ini menemukan segerombolan remaja yang jumlahnya tak terhitung. Saat kami periksa ditemukan berbagai macam senjata tajam,” tambah Andi.

Andi menjelaskan, ratusan remaja yang sebagian besar berstatus pelajar ditangkap saat melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.

Ratusan pelajar itu kemudian diangkut menggunakan 5 truk ke Mapolres Bogor Kota untuk didata dan dibina.

“Proses hukum akan dikenakan bagi mereka yang terbukti bawa senjata tajam atau sebagai penggerak keributan,” tegas Andi

[http://www.pos-metro.com/2016/06/tawuran-pecah-saat-sahur-ratusan.html]




Astaga, Guru SMA di Bukittinggi Dibunuh lalu Dibakar oleh Anak Kandungnya

ardios | 3:25:00 AM | 1 Comment so far
Olah TKP: Kapolres Bukittinggi, Sumatera Barat AKBP Tri Wahyudi, S.Ik, MH melakukan olah TKP pembunuhan seorang guru SMA di Bukittinggi, oleh anak kandungnya, Jum’at (24/06/2016). Foto (Polres Bukittinggi Center)
Seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di salah satu SMA Negeri di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, dilaporkan tewas setelah dibacok menggunakan sebilah pisau dapur lalu dibakar oleh anak kandungnya, Jum’at (24/06/2016).

Peristiwa ini, terjadi di Jorong Giriang-Giriang, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam yang berwilayah hukum di Polres Bukittinggi. “Korban bernama Eni Darma, usia almarhumah 55 tahun,” kata Kapolres Bukittinggi AKBP Tri Wahyudi, di lokasi kejadian.

Kapolres menyebut, sebelum tewas terbakar, korban diduga dibunuh menggunakan sebilah pisau dapur oleh anak kandungnya berinisial “TH” alias “R” (16). “Pelaku merupakan anak kandung korban, berjenis kelamin laki-laki. Usai kejadian, pelaku kita amankan di Mapolsek setempat,” tegas Tri Wahyudi.

Kapolres datang ke lokasi kejadian, bersama Wako Ramlan Nurmatias, Wawako Irwandi Dt Batujuah, Camat setempat serta sejumlah karib kerabat almarhum. “Kasusnya masih kita dalami. Kita juga terus lakukan olah TKP dan mintai keterangan saksi-saksi,” demikian Kapolres.

[http://sumbarhebat.com/astaga-guru-sma-di-bukittinggi-dibunuh-lalu-dibakar-oleh-anak-kandungnya/]




Alasan Waktu Imsak Ditetapkan 10 Menit Sebelum Subuh

ardios | 12:07:00 AM | | | | Be the first to comment!
Indonesia menggunakan waktu imsak sebagai peringatan agar Muslim memulai puasa. Tetapi, waktu tersebut bukan mengubah syariah yang menetapkan puasa baru dimulai ketika waktu subuh tiba.

Kementerian Agama menetapkan menggunakan waktu imsak 10 menit sebelum subuh. Ketetapan ini didasarkan pada kesepakatan yang dicapai dalam Rapat Tim Hisab dan Rukyat pada Rabu kemarin.

Rapat ini juga melibatkan sejumlah pihak seperti Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam (PERSIS), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Al Irsyad Al Islamiyyah, Al Washliyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Universitas Islam Negeri (UIN), Bosscha ITB, Mahkamah Agung, Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial, Planetarium Jakarta, serta Pakar Hisab RUkyat Perorangan.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Muhammad Thambrin menjelaskan imsak dalam bahasa Arab berarti menahan. Sementara terkait dengan ibadah puasa, waktu imsak digunakan sebagai batasan dimulainya puasa.

Thambrin mengatakan para ulama sepakat puasa dimulai tepat dengan munculnya fajar shadiq, atau waktu subuh. Tetapi, Indonesia menggunakan batasan imsak sebagai waktu cegahan yang mengingatkan Muslim untuk menahan diri meski terdapat kalangan ulama yang membolehkan makan di waktu syak sebelum subuh.

Thambrin mendasarkan hal ini pada hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Qatadah.

"Dari Qatadah, dari Anas bahwa Nabiyullah SAW dan Zaid bin Tsabut bersantap sahur. Setelah rampung dari santap sahur mereka, Nabi SAW berdiri untuk salat, kemudian beliau salat. Kami bertanya kepada Anas, 'Berapa lama antara rampungnya mereka dari santap sahur dan masuknya mereka ke dalam salat?' Ia berkata, 'Kira-kira sepanjang seseorang membaca 50 ayat'."

Dari hadits tersebut, Tim Hisab dan Rukyat menyepakati jarak waktu selesainya santap sahur Nabi SAW hingga masuk waktu salah adalah bacaan 50 ayat, dengan durasi waktu 10 menit. Waktu tersebut kemudian banyak dikenal dengan sebutan Waktu Imsak.

Meski begitu, kata Thambrin, Waktu Imsak bukan dimaksudkan untuk mengubah waktu puasa menjadi lebih maju dari batas yang ditetapkan syariat. Waktu ini hanya sebagai ikhtiar melestarikan sunah sekaligus tanda peringatan agar para Muslim tidak melanggar batas larangan.

"Kesepakatan ini juga didasarkan pada pandangan tentang ihtiyathi atau kehati-hatian dan mahzuri atau siaga," kata Thambrin.

Sumber: kemenag.go.id

[http://www.dream.co.id/news/ini-dasar-imsak-ditetapkan-10-menit-sebelum-subuh-1606243.html]




Sudah Masuk Waktu Subuh Tapi Belum Mandi Usai Junub, Bagaimana Hukum Puasanya?

ardios | 3:55:00 AM | | | Be the first to comment!

Berbeda dengan bulan-bulan lainnya, kesempatan suami istri “bercinta” sepanjang bulan Ramadhan hanya ada di malam hari. Ketika fajar tiba, puasa dimulai. Artinya sejak saat itu ia tidak boleh makan, tidak boleh minum, tidak boleh berhubungan, dan tidak boleh melakukan hal-hal yang membatalkan puasa hingga matahari terbenam.

Ada kalanya pasangan suami istri “bercinta” di malam Ramadhan, namun karena dingin, mereka berdua tidak langsung mandi junub. Tapi menundanya hingga mau menjalankan shalat Subuh.

Pada kasus lain, pasangan suami istri “bercinta” menjelang fajar. Sehingga hal serupa terjadi; mereka memasuki waktu Subuh dalam kondisi belum mandi junub. Apakah puasanya sah?

Alhamdulillah, kita mendapatkan jawaban atas pertanyaan ini dari hadits Rasulullah. Beliau pernah memasuki waktu Subuh dalam kondisi junub.

أَخْبَرَ مَرْوَانَ أَنَّ عَائِشَةَ وَأُمَّ سَلَمَةَ أَخْبَرَتَاهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ أَهْلِهِ ، ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُومُ

Marwan mengabarkan bahwa sesungguhnya Aisyah dan Ummu Salamah memberitahukan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mendapati waktu fajar (adzan Subuh) dalam kondisi junub karena berhubungan dengan istrinya, maka beliau mandi dan tetap berpuasa. (HR. Al Bukhari)

Dalam riwayat Muslim, Aisyah dan Ummu Salamah menjawab dengan redaksi agak berbeda:

كَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ غَيْرِ حُلُمٍ ثُمَّ يَصُومُ
 

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah masuk waktu Subuh dalam kondisi junub bukan karena mimpi, kemudian beliau tetap berpuasa (HR. Muslim)

Dari dua hadits ini dan hadits-hadits lainnya, para ulama menyimpulkan bahwa seseorang yang masuk waktu Subuh (mendapati fajar) dalam kondisi masih junub, puasanya tetap sah. ““Jika seseorang berhubungan dengan istrinya sebelum Subuh dan ketika masuk waktu Subuh, ia masih dalam kondisi junub, maka ia masih boleh melakukan puasa,” terang Imam Nawawi.

Sebagai catatan, ketika suami istri menunda mandi junub, ia disunnahkan untuk berwudhu sebelum tidur. Jika tidak, ada ancaman untuk orang yang langsung tidur setelah “bercinta” tanpa wudhu terlebih dahulu.

Kedua, ketika mengetahui telah masuk fajar, atau mendengar adzan Subuh dan masih dalam kondisi junub, hendaklah segera mandi junub agar tidak ketinggalan shalat Subuh berjamaah. Hal ini terutama untuk laki-laki.

Wallahu a’lam bish shawab.

sumber: bersamadakwah




Adzan Jam 10 Malam.. Warga Ramai-ramai Datang Ke Masjid, Ternyata Yang Adzan...

ardios | 3:48:00 AM | Be the first to comment!
Kisah di bawah ini mungkin akan menyentuh bagi kita, khususnya untuk para umat Islam yang jarang menunaikan sholat ke mesjid.

Dari judul artikel ini, mungkin tanggapan kita akan langsung negatif dan mungkin akan muncul cacian atau hal sejenisnya dari diri kita. Namun sebelum cacian itu muncul, agar kiranya kita membaca kisah di bawah ini, dan bisa mengambil pelajaran dari kisah ini.

Suasana sebuah kampung tiba-tiba heboh, karena pd saat jam 22.00 terdengar adzan berkumandang dari sebuah mushalla setempat melalui pengeras suara yang memecah keheningan malam.

Warga berbondong-bondong mendatangi mushalla itu meski mereka sudah tahu siapa yang melakukannya…

Mbah Sadi, suaranya sudah dikenal dikampung itu, umurnya sudah mencapai kepala tujuh.

Warga dipenuhi pertanyaan, mengapa Mbah Sadi adzan pada jam sepuluh malam..?

Ketika warga sampai di pintu mushalla, Mbah Sadi baru selesai adzan dan mematikan sound system. “Mbah tahu gak, jam berapa sekarang..??” kata Pak RT.

“Adzan apa jam segini, Mbah..??” “Jangan-jangan Mbah sudah ikut aliran sesat,” sambar Roso dengan nada prihatin.

Sekarang banyak betul aliran macam-macam. “Ah, dasar Mbah Sadi sudah gila. “Kalau nggak gila, mana mungkin adzan jam segini..??”

“Kalian ini……,” jawab Mbah Sadi tenang. “Tadi, waktu saya adzan Isya, tidak seorang pun yang datang ke musholla. Sekarang saya adzan jam 10 malam, kalian malah berbondong-bondong ke mushalla. Satu  kampung lagi…!!! Kalo gitu… SIAPA YANG GILA….???”

Wargapun pulang satu persatu tanpa protes lagi. Termasuk Pak RT yang kemudian menjauh perlahan-lahan tak berani melihat wajah Mbah Sadi.

Mawas diri…dipanggil dan di ingatkan yg baik2 kadang2 kita tdk mau mendengarkan. Tetapi begitu ada kesempatan mem-bodoh2kan dan memarahi orang, kita menyempatkan diri..

Nah, bagaimana menurut kalian? Apakah kita langsung beranjak ke mesjid saat muadzin mengumandangkan adzan tepat waktu sholat?

Silahkan sebarkan kepada semua temanmu....

Sumber : berdakwahislami




Ini Hukumnya Saat Suami Mencium Istri di Saat Puasa Ramadhan, Apa Membatalkan Puasa? Ini Jawabannya

ardios | 2:29:00 AM | | | Be the first to comment!
Tahukah kamu apa hukumnya jika suami mencium istri saat sedang berpuasa di bulan ramadhan ? Apakah mencium istri di siang hari dapat membatalkan puasa ?

Untuk mengetahui lebih lanjut kamu bisa menyimak artikel ini. Mari kita simak hadits berikut ini:

عمر بن الخطاب قال: هششت يوماً فقبلت وأنا صائم فأتيت النبي صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّم فقلت: صنعت اليوم أمراً عظيماً، فقبلت وأنا صائم فقال رسول الله صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّم: أرأيت لو تمضمضت بماء وأنت صائم؟ قلت: لا بأس بذلك، فقال رسول الله صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّم: ففيم


Dari Umar bin Al-Khatab ra berkata, “Suatu hari aku beristirahat dan mencium isteriku sedangkan aku berpuasa. Lalu aku datangi Nabi Saw dan bertanya, “Aku telah melakukan sesuatu yang fatal hari ini. Aku telah mencium dalam keadaan berpuasa.”

Rasulullah Saw menjawab, “Tidakkah kamu tahu hukumnya bila kamu berkumur dalam keadaan berpuasa?” Aku menjawab, “Tidak membatalkan puasa.” Rasulullah Saw menjawab, “Maka mencium itu pun tidak membatalkan puasa.” (HR Ahmad dan Abu Daud)

Mencium tidak membatalkan puasa, tetapi jangan sampai melanjut hingga hubungan badan. Karena jika melakukan hubungan badan di siang hari saat berpuasa ramadhan, maka perbuatan itu dianggap dosa yang cukup berat.

Abu Syuja’ rahimahullah berkata, “Barangsiapa yang melakukan hubungan badan di siang hari Ramadhan secara sengaja di kemaluan, maka ia punya kewajiban menunaikan qadha’ dan kafarah,” seperti dilansir tribunnews.com

Kafarah yang harus ditunaikan berupa memerdekakan 1 orang budak beriman. Jika tidak bisa dapat melakukannya, maka berpuasa dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu lagi maka harus memberi makan 60 orang miskin sebesar 1 mud.

Namun, lain hukumnya jika orang yang melakukan hubungan badan tersebut dalam keadaan lupa, maka tidak akan bebatalkan puasa dan tidak wajib membayar kafaroh.\

[http://beritaupdate.xyz/]




Kristen Kecewa, Ternyata Yesus Muslim

ardios | 2:00:00 AM | | | Be the first to comment!
Seorang yang disebut muslim apabila dia sudah menjalankan kelima rukun Islam yaitu syahadat, shalat, puasa, zakat, dan haji. Dan bagaimana dengan Yesus? Benarkah Yesus seorang muslim? Apalagi fakta bahwa ternyata Yesus juga mengajarkan umatnya untuk bersyahadat, shalat, puasa, zakat, haji, dan melaksanakan ibadah kurban sebagaimana yang dilakukan umat Muslim. Mengapa umat Kristen yang percaya ajaran Yesus justru meninggalkan ibadah tersebut? Bahkan perintah untuk bersujud sebagai ibadah mereka menggantinya dengan beryanyi?

Ini Adalah Bukti bahwa Yesus Muslim Menurut Kitab Injil

1. Yesus mengajarkan umatnya bersyahadat

Yohanes Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal dia, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.{ Yohanes 17:3 }

2. Yesus mengajarkan umatnya Sholat dan bertobat

Matius Sejak waktu itulah Yesus memberitakan : "Bertobatlah, sebab Surga sudah dekat!"
Maka Ia MAJU, lalu bersujud dan berdoa, Berkata: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan sebuah yang Engkau kehendaki.”{ Matius 4:17 }

3. Yesus sunat

Lukas ketika sudah genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.{ Lukas 2:21 }

4. Yesus puasa

Matius Matius Dan setelah berpuasa selama empat puluh hari dan malam, akhirnya laparlah Yesus.{ Matius Matius 4:2 }

Matius berkata "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya { Matius 6:16 }

5. Yesus mengajarkan untuk berbuat amal sholeh (berbuat baik)

Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah engkau melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kanan dan kirimu. Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam ke padamu. Kamu telah mendengar firman, bahawa: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.{ Matius 5:39 }

6. Yesus Mengucapkan Insya Allah

Dalam perencanaan berkaitan dengan hal-hal yang akan datang kita diajarkan untuk tidak mendahului kehendak yang diatas dengan memastikan segala sesuatunya namun hendaknya kita mengucapkan Insya Allah. Ajaran yang sama telah disampaikan oleh Nabi Isa Almasih as/Yesus Kristus kepada umatnya {Yakobus 4:13-17} (kalimat "JIKA TUHAN MENGHENDAKINYA" pada ayat ke-15,dalam ALKITAB EDISI BAHASA ARAB, tertulis "INSYA ALLAH").

7. Yesus Mengajarkan Wanita Untuk memakai Jilbab

PERINTAH MENUTUP AURAT BAGI PEREMPUAN.
"Tetapi PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU MENUDUNGI DENGAN KEPALA sedangkan yang TIDAK BERTUDUNG, iyalah menghina kepalanya karena ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya. Sebab JIKA PEREMPUAN TIDAK MAU MENUDUNGI KEPALANYA,maka ia wajib menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan bahwa rambutnya dipotong, MAKA HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA."{ 1Korintus 11:5-6 }

8. Yesus Mengajarkan Bersuci / Wudhu

"MUSA DAN HARUN serta anak-anaknya MEMBASUH TANGAN DAN KAKI MEREKA DENGAN AIR Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, MAKA MEREKA MEMBASUH KAKI DAN TANGAN - SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN TUHAN KEPADA MUSA." {Keluaran 40:31-32}

9. Mengajarkan Mengkafani Jenazah

"Dan Yusufpun mengambil mayat itu, MENGKAPANINYA DENGAN KAIN LENAN YANG PUTIH BERSIH."{Matius 27:59}

Tetapi,yang terjadi sekarang adalah umat Nasrani tidak meneladani Kesederhanaan Pemimpinnya sendiri.

[ http://www.portalislami.com/ ]




Tips Kelola Emosi Saat Puasa Ramadan

ardios | 7:12:00 PM | | | | Be the first to comment!

Puasa sejatinya bukan hanya menahan haus dan lapar, melainkan juga mengendalikan hawa nafsu atau emosi.

Emosi yang secara signifikan bisa berubah sewaktu-waktu perlu dikelola dengan baik agar puasa tak menjadi sia-sia.

Melansir laman Psyschology Today, James Gross, psikolog dari University of California, Berkeley, melakukan studi tentang emosi pada 2011. Berdasarkan studi tersebut Gross menyarankan model pengelolaan emosi secara bertahap sebagai berikut:

1. Sadar situasi


Memilih untuk menghindari situasi yang bisa memicu amarah adalah salah satu langkah tepat mengelola emosi. Misalnya Anda berangkat 10 menit lebih awal demi menghindari terpancingnya emosi karena kondisi jalanan macet.

2. Alihkan emosi

Saat berada dalam diskusi atau debat pekerjaan yang memanas, jangan terburu-buru menaikkan emosi. Belajar dan biasakan diri untuk tetap tenang akan membantu Anda mengelola emosi dengan baik. Caranya dengan membayangkan suatu hal yang bisa membuat tenang dan senang. Ketika pikiran sudah stabil, Anda bisa membantu situasi yang memanas jadi lebih damai.

3. Ubah pola pikir

Emosi biasanya memuncak ketika kita selalu memikirkan hal negatif dan mengabaikan kebahagiaan. Kecemasan, kegagalan, dan rasa pesimis bisa memicu tingkat emosi Anda. Untuk menghindarinya, coba buat beberapa pilihan sebelum bertindak. Antisipasi akan membuahkan hasil yang baik bagi diri Anda.

4. Ubah respons

Saat emosi menghampiri pikiran, langkah terakhir yang bisa dilakukan untuk mengendalikannya adalah dengan mengubah respons atau reaksi. Tenangkan diri dengan ambil napas dalam-dalam sambil menutup mata sejenak. Cara ini ampuh untuk mengumpulkan daya batin positif.

Referensi : http://ramadan.liputan6.com/read/2533413/tips-kelola-emosi-saat-puasa-ramadan




Amalan Sunah Bulan Puasa Ramadhan Yang Dicontohkan Rasul SAW

ardios | 1:28:00 AM | | | | Be the first to comment!
Bulan Ramadhan bagi umat muslim seluruh dunia merupakan bulan penuh berkah, hikmah dan ampunan, karena berbagai amal perbuatan dapat menjadi pahala yang berkali lipat. Bahkan pada posting sebelumnya telah diceritakan bagaimana tidurnya orang yang berpuasa dibulan Ramadhan adalah pahala.



Maka dari itu, merupakan hal yang sia-sia jika pada kesempatan bulan Ramadhan ini kita tidak berlomba-lomba mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Umur seseorang hanya Allah SWT yang mengetahuinya, selagi kita masih bertemu bulan Ramadhan bulan seribu bulan ini, sangat beruntung bagi umat muslim yang mau menjalankan sunah-sunah demi mengejar pahala.

Nabi besar kita, Muhammad SAW telah mencontohkan kepada umat amalan sunah-sunah yang dapat dilakukan pada bulan suci Ramadhan. Jadi apalagi yang kita tunggu? Berikut ini beberapa sunah ibadah sesuai sunnah Rasul SAW.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” [QS. Al-Baqarah (2): 183]

Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan puasa ramadhan sesuai sunnah rasul saw:

1. Menyegerakan Berbuka Puasa

Apabila telah datang waktu berbuka puasa, hendaklah menyegerakan berbuka, karena didalamnya terdapat banyak kebaikan. Rosulullah SAW bersabda :

لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوْا الْفِطْرَ – رواه الشيخان

“Manusia akan sentiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

2. Melaksanakan Makan Sahur

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِى السَّحُرِ بَرَكَةٌ – الشيخان –

“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Membaca Al-Qur’an (Tilawah)

Ayat Al-Qur’an diturunkan pertamakali pada bulan Ramadhan. Maka tak heran jika Rasulullah SAW sering dan lebih banyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan dibandingkan di bulan-bulan lain.

Imam Az-Zuhri berkata, “Apabila datang Ramadhan, maka kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-Qur’an.” Bacalah dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah, kita akan menjadi insan yang berkah.

Buatlah target untuk diri anda sendiri. Jika di bulan-bulan lain kita khatam membaca Al-Qur’an dalam sebulan, maka misalnya di bulan Ramadhan kita bisa memasang target dua kali khatam. Lebih baik lagi jika ditambah dengan menghafal satu juz atau surat tertentu. Hal ini bisa juga dijadikan program unggulan bersama keluarga.

4. Memberikan Makanan Berbuka Puasa (Ith’amu ath-tha’am)

مَنْ فَطَرَ صَائِمًا فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ وَلَا يَنْقُصُ مِنْ اَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئٌ – صحيح النسائى و الترمذى

“Barang siapa yang memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa itu” (Shohih Nasa’i dan Tirmidzi)

Amal ibadah mulia ini dapat Anda manfaatkan bersama tetangga atau anak-anak yatim yang bermukim disekitar rumah Anda. Memberikan makanan ini hanya satu contoh yang dapat kita terapkan dalam hal berbagi rezki kepada sesama umat. Hal ini juga perlu dibiasakan, agar setelah selesai bulan Ramadhan, hal ini tidak punah begitu saja.

5. Berdakwah

Jangan sia-siakan momen Ramadhan kali ini. Sepanjang bulan Ramadhan kita punya kesempatan berdakwah karena pastinya suasana Ramadhan sudah sangat terasa dimana-mana dan tiap orang siap menerima nasihat.

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُون

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar ; merekalah orang-orang yang beruntung” (TQS. Al-Imran[3] : 104)

Namun pastikan jika Anda memberi nasihat haruslah ada dalilnya. Sesuai dengan sabda Rasulullah saw: “Barangsiapa menunjuki kebaikan, baginya pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkannya sedikitpun.”

6. Shalat Tawawih (Qiyamul Ramadhan)

Ibadah sunnah yang khas di bulan Ramadhan adalah shalat tarawih (qiyamul ramadhan). Dan yang paling penting diingat ialah shalat tarawain dapat dilakukan dirumah sekalipun.

Rasulullah saw pernah merasa khawatir karena takut shalat tarawih dianggap menjadi shalat wajib karena semakin hari semakin banyak yang ikut shalat berjamaah di masjid sehingga beliau akhirnya melaksanakan shalat tarawih sendiri di rumah. *Baca Juga: Etika Shalat Tarawih & Witir

7. I’tikaf

Inilah amaliyah ramadhan yang selalu dilakukan Rasulullah saw. I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribada kepada Allah swt. Abu Sa’id Al-khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah beri’tikaf pada awal Ramadhan, pertengahan Ramadhan, dan paling sering di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

ayangnya, ibadah ini dianggap berat oleh kebanyakan orang Islam, jadi sedikit yang mengamalkannya. Hal ini dikomentari oleh Imam Az-Zuhri, “Aneh benar keadaan orang Islam, mereka meninggalkan i’tikaf padahal Rasulullah tidak pernah meninggalkannya sejak beliau datang ke Madinah sampai beliau wafat.”

8. Lailatul Qadar

Ada bulan Ramadhan ada satu malam yang istimewa: lailatul qadar, malam yang penuh berkah. Malam itu nilainya sama dengan seribu bulan. Rasulullah saw. amat menjaga-jaga untuk bida meraih lailatul qadar. Maka, Beliau menyuruh kita mencarinya di malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Kenapa? Karena, “Barangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadar berdasarkan iman dan ihtissab, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Begitu kata Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Bahkan, untuk mendapatkan malam penuh berkah itu, Rasulullah saw. mengajarkan kita sebuah doa, “Allahumma innaka ‘afuwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.” Ya Allah, Engkaulah Pemilik Ampunan dan Engkaulah Maha Pemberi Ampun. Ampunilah aku.

9. Umrah

Jika Anda punya rezeki cukup, pergilah umrah di bulan Ramadhan. Karena, pahalanya berlipat-lipat. Rasulullah SAW. berkata kepada Ummu Sinan, seorang wanita Anshar, agar apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan umrah, karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah saw. (HR. Bukhari dan Muslim)

10. Bertaubat

Selama bulan Ramadhan, Allah SWT membukakan pintu ampunan bagi seluruh hambanya. Karena itu, bulan Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita untuk bertaubat kembali ke fitrah kita.

11. Zakat Fitrah

Zakat fitrah wajib dibayarkan sebelum hari Ramadhan berakhir oleh umat Islam, baik lelaki-perempuan, dewasa maupun anak-anak. Tujuannya untuk mensucikan orang yang melaksanakan puasa dan untuk membantu fakir miskin.

Itulah beberapa amalan ibadah mulia yang diajarkan oleh Nabi besar kita Rasulullah SAW pada bulan Ramadhan. Semoga kita dapat mengerjakan semua amalan ibadah tersebut dengan niat ikhlas dan mengharap ridho HANYA dari Allah SWT. Amiin.

Referensi : http://blog.lazada.co.id/10-amal-ibadah-pada-bulan-puasa-ramadhan-sesuai-sunnah-rasul-saw/




10 Manfaat & Dampak Puasa Pada Tubuh Secara Ilmiah

ardios | 11:19:00 PM | | | | Be the first to comment!

Dengan niat yang kuat dan ikhlas, ibadah puasa dapat kita jalani dengan maksimal sekaligus memberikan manfaat yang maksimal pula bagi diri kita. Selain menjadi ladang pahala bagi umat muslim, berpuasa juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia itu sendiri.

Karena itu, agar makin termotivasi dalam menjalani puasa Ramadhan, kita juga perlu tahu apa saja manfaat berpuasa dari segi ilmiah. Manfaat berpuasa ini telah banyak dibahas diberbagai artikel, maka kami menghimpunnya dan memilah yang terbaik dan mudah dipahami.

1. Baik Bagi Kesehatan Jantung & Pembuluh Darah

Sakit jantung tidak dipungkiri lagi merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang didunia, apalagi di Indonesia dengan jumlah perokok terus makin meningkat tiap tahunnya penyakit jantung adalah ancaman nyata. Untungnya,  berpuasa memiliki dampak yang sangat baik bagi jantung, ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.

2. Psikologi Yang Tenang Cegah Penyakit Kronis

Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Minimnya adrenalin akan memberikan efek baik pada tubuh seperti: mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

3. Pola Pikir yang Lebih Tajam & Kreatif

Puasa membuat pikiran menjadi lebih tenang dan juga melambat, uniknya menurut penelitian ternyata pikiran yang melambat ini membuatnya justru bekerja lebih tajam. Selain itu ditinjau dari segi insting, masalah rasa lapar adalah masalah kelanjutan hidup sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif.

Hal ini juga dibuktikan dengan suatu kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai “REMARKABLE.”

4. Performa Seksual Meningkat Pesat

Sebuah penelitian yang membahas tentang hubungan puasa dengan kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH) membuktikan, bahwa puasa memang benar menurunkan nafsu seksual dan menurunkan hormon testoteron. Namun ini bersifat sementara, Bahkan setelah beberapa hari siklus puasa dijalankan justru produksi hormon testosteron dan performa seksual justru meningkat pesat.

5. Mengurangi Kegemukan

Secara ilmiah berpuasa juga berdampak pada penurunan berat badan. Dengan berpuasa usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan, Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak diperut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan buang air menjadi lebih lancar.

6. Pencegah & Penyembuh Penyakit Mental

Otak kita didalamnya memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut dengan “neuroglial cells”. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, dimana hal ini akan berdampak pula pada mental seseorang. bahkan, seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.

7. Kekebalan Tubuh Yang Meningkat

Bukannya lemas sehingga menjadi gampang sakit, ternyata puasa justru meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini didukung oleh penelitian yang bahkan sudah umum, yaitu mengenai: Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuhnya, hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh, sehingga puasa justru menghindarkan kita dari berbagai virus dari lingkungan luar/makanan yang tidak baik.

8. Sehat Bagi Ginjal

Ginjal merupakan penyaring zat berbahaya apapun yang kita makan dan minum dan berpuasa membuat ginjal semakin sehat, mengapa? Karena fungsi ginjal akan maksimal bila kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air, dan satu-satunya cara adalah dengan mengurangi asupan air yaitu ketika berpuasa.

9. Pencegah Diabetes & kelebihan Nutrisi Lainnya

Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut.

10. Penawar Sakit Sendi/Encok

Berpuasa dengan teratur akan meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh kita yang akan membuat sakit encok lambat laun menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi — penyebab encok.

Referensi : http://blog.lazada.co.id/10-manfaat-dampak-ilmiah-puasa-pada-kesehatan-tubuh/




10 Cara Ampuh Cegah Bau Mulut Saat Puasa

ardios | 12:41:00 AM | | | | | Be the first to comment!
Pada bulan puasa ini, bau mulut merupakan salah satu masalah yang perlu  disiasati. Betapa nikmatnya bila kita dapat berpuasa sekaligus terbebas dari bau tidak sedap mulut kita. Berikut cara-cara efektif agar terhindar dari bau mulut saat bulan puasa, lengkap dengan faktor dan cara mengatasinya.


Faktor Timbulnya Bau Mulut Ketika Puasa 

  • Didalam mulut terdapat banyak bakteri yang dapat mengubah sisa-sisa makanan menjadi gas sulfur yang menyebabkan bau mulut.
  • Ketika tidak berpuasa makan, maka mulut akan memproduksi saliva, ketika berpuasa maka produksi saliva akan berkurang, akibatnya bakteri berkembang biak dengan cepat, sehingga akan muncul bau tidak sedap dimulut.
  • Penyebab bau mulut lainnya juga bisa terjadi karena datang dari dalam tubuh, seperti yang dialami pengidap diabetes atau maag.
 Tips Mencegah Bau Mulut Saat Puasa
  1. Meminum air putih 8-10 gelas ketika sahur dan berbuka, dapat membantu cegah bau mulut disiang hari. Karena air putih akan meningkatkan produksi saliva (air liur), sehingga mulut terjaga kebersihannya.
  2. Menggosok gigi dengan sempurna dan menggosok lidah, juga dapat mengurangi bau mulut saat puasa. Hal ini bertujuan untuk membersihkan mulut dari partikel makanan yang membusuk dan menyebabkan bau tidak sedap.
  3. Meminum teh hijau tanpa gula saat sahur dan berbuka akan mencegah bau mulut. teh hijau memiliki zat polyphenol yang berguna untuk membersihkan bakteri pada mulut dan saluran pernafasan, meminum teh hijau juga baik untuk perokok karena akan mengurangi peradangan pada rongga dan gangguan pernafasan.
  4. Hindari makanan berbau kurang sedap seperti petai, jengkol atau durian.
  5. Kurangi merokok atau tidak samasekali merokok saat sahur dan berbuka. Tidak merokok juga berkonstribusi besar pada pengurangan bau mulut pada siang hari bulan puasa.
  6. Tidak mengkonsumsi makanan yang lengket seperti cokelat,es krim,biskuit,dan kue basah lainnya. Makanan lengket ini akan lebih sulit untuk dibersihkan, ditambah akan menempel pada gigi dalam waktu lama sehingga menyebabkan bau mulut.
  7. Gunakan obat kumur (mouthwash) untuk hasil mulut yang lebih bersih maksimal.
  8. Gunakan benang gigi (dental Floss) untuk membersihkan sela-sela gigi dari makanan busuk yang menyebabkan bau mulut.
  9. Berolahraga ringan secara teratur menjelang atau sesudah berbuka puasa juga bermanfaat. Olahraga dapat melepaskan zat-zat beracun dalam tubuh termasuk penyebab bau pada mulut. Hindari tidur yang terlalu lama karena hal ini akan memicu bau mulut yang tidak sedap.
  10. Bila telah melakukan cara-cara diatas bau mulut Anda masih juga belum berkurang. Maka konsultasikanlah ke dokter karena bau mulut juga bisa terjadi karena faktor dari dalam tubuh (maag), gangguan pernapasan, diabetes atau penyakit dalam lainnya.
Sumber : http://blog.lazada.co.id/10-cara-ampuh-cegah-bau-mulut-saat-puasa/




Kiat-kiat Menghidupkan Bulan Ramadhan

ardios | 3:09:00 AM | | | Be the first to comment!
Allah telah mengistimewakan bulan Ramadhan dari bulan-bulan lainnya dengan berbagai keutamaan. Maka sepatutnya kita menyambutnya dengan taubat nasuha dan tekad meraih kebaikan sebanyak-banyaknya di bulan suci ini. Berikut kiat-kiatnya:

1. Berpuasa dengan benar.
Rasulullah n bersabda, “Barangsiapa berpuasa karena keimanan dan semata-mata mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu”. (HR. al-Bukhari dan Muslim).

(a). Menjauhi kemaksiatan, perkataan dan perbuatan sia-sia.
Rasulullah n bersabda, “Barangsiapa yang tidak menahan diri dari ucapan dusta dan perbuatan buruk maka sedikitpun Allah tidak sudi menerima puasanya meskipun ia menahan diri dari makan dan minum.” (HR. al-Bukhari).

(b). Berniat puasa pada malamnya, mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka dengan membaca do’a berbuka:

ذَهَبَ الظَّمأُ ، وابْتَلَّتِ العُرُوقُ ، وثَبَتَ الأجرُ إِن شاءَ اللهُ

“Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, Insya Allah”. (HR. Abu Dawud)

2. Shalat Tarawih.
Nabi n bersabda, “Barangsiapa menunaikan qiyamullail pada bulan Ramadhan, karena keimanan dan mengharapkan pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

“Siapa saja yang shalat Tarawih bersama imam hingga selesai, akan ditulis baginya pahala shalat semalam suntuk”. (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i dan Ibnu Majah).

3. Bershadaqah.
Rasulullah n adalah orang yang sangat dermawan; kebaikan dan kedermawanan beliau pada bulan ini melebihi angin yang berhembus. Rasulullah n bersabda, “Seutama-utama shadaqah adalah shadaqah di bulan Ramadhan”. (HR. at-Tirmidzi).
Shadaqah ini di antaranya adalah:

(a). Memberi makan.
Para Salafus Shalih senantiasa berlomba dalam memberi makan kepada orang lapar dan yang membutuhkan. Nabi n bersabda, “Siapa saja di antara orang mukmin yang memberi makan saudaranya sesama mukmin yang lapar, niscaya Allah akan memberinya buah-buahan Surga. Siapa saja di antara orang mukmin yang memberi minum saudaranya sesama mukmin yang haus, niscaya Allah akan memberinya minuman dari Rahiqul Makhtum”. (HR. at-Tirmidzi dengan sanad hasan).

(b). Menyediakan makanan berbuka.
Nabi n bersabda, “Barangsiapa menyediakan makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, niscaya ia akan mendapat pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi ahala orang yang berpuasa itu sedikitpun”. (HR. at-Tirmidzi, hasan shahih).
Dalam riwayat lain dikatakan, “…mendadi penghapus dosanya dan menjadi pembebas sirinya dari api Neraka…”

4. Banyak membaca Al-Qur’an.
Malaikat Jibril memperdengarkan al-Qur’an kepada Rasulullah n pada bulan Ramadhan. Utsman bin Affan z mengkhatamkannya pada setiap hari Ramadhan. Sebagian Salafus Shalih mengkhatamkan setiap 3 malam sekali dalam shalat Tarawih. Imam asy-Syafi’i dapat mengkhatamkan 60 kali di luar shalat dalam bulan Ramadhan. Rasulullah n, para Shahabat dan shalafus Shalih seringkali menangis tatkala membaca atau mendengar al-Qur’an.

5. Tetap duduk di dalam masjid hingga terbit matahari.
Rasulullah n bersabda, “Barangsiapa shalat fajar berjama’ah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir mengingat Allah, hingga terbit matahari lalu shalat dua raka’at (Dhuha), maka seakan-akan ia mendapat pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna dan sempurna”. (HR. at-Tirmidzi, di-shahihkan oleh al-Albani).

6. Mencari malam Lailatul Qadar.
Terutama pada malam-malam ganjil di akhir Ramadhan dengan memperbanyak do’a:

اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai untuk mengampuni, maka ampunilah aku”. (HR. at-Tirmidzi).

“Barangsiapa shalat di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mengharapkan pahala, niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu”. (HR. al-Bukhari dan Muslim). “Diampuni juga dosa yang akan datang”. (dalam Musnad ahmad dari ‘Ubadah).

7. I’tikaf.

Yakni menetapi masjid dan berdiam di dalamnya dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.
“Bila masuk 10 (hari terakhir bulan Ramadhan) Nabi n me-ngencangkan kainnya (menjauhkan diri dari menggauli istrinya), menghidupkan malamnya dengan ibadah dan membangunkan keluarganya”. (HR. al-Bukhari).

“Bahwasanya Nabi n senantiasa ber’itikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan hingga Allah mewafatkan beliau”. (HR. al-Bukhari dan Muslim)

8. Umrah di bulan Ramadhan.
Rasulullah n bersabda, “Umrah di bulan Ramadhan sama seperti ibadah haji”. Dalam riwayat lain, “sama seperti menunaikan haji bersamaku”. (HR. al-Bukhari dan Muslim).

9. Memperbanyak istighfar, dzikir dan do’a.
Terutama di saat sahur, berbuka, hari Jum’at, dan sepertiga malam terakhir sepanjang bulan Ramadhan. (Redaksi an-Nur).

[Kaifa Na’isyu Ramadhan, Syaikh Abdullah ash-Shalih.]

Sumber : Alsofwa